Fenomena “HairBalls” pada kelinci bisa menyebabkan kematian


Rabbit Hairball

Kelinci layaknya hewan lain pastinya akan mengalami siklus ganti bulu atau biasa disebut molting  yang dialami 2-3 kali dalam setahun. Pada awal masa molting tidak terlalu banyak bulu yang rontok dari tubuh kelinci , perontokan bulu akan lebih banyak pada siklus molting periode berikutnya. Hal ini memiliki resiko yang sangat besar yang berdampak pada  kematian kelinci.

Untuk itu kebersihan kandang dan panjangnya bulu perlu diperhatikan dalam perawatan kelinci. Salah satunya dengan menyisie bulunya namun hal ini di rasa kurang efektif untuk kelinci dalam jumlah yang banyak. Perilaku hairball ini muncul dikarenakan si kelinci merasa terganggu dengan bulunya yang panjang oleh karena itu si kelinci memakan bulu-bulu yang mati. Namun hal ini berbahaya karena berbeda dengan kucing kelinci tidak dapat memuntahkan bulu-bulunya kembali. Dan dapat berakibat kematian

Hal yang harus dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan perawatan rutin dan memberikan jerami segar ( fresh hay). Sebab serat-serat fresh hay dapat membantu sistem pencernaan kelinci mengeluarkan bulu-bulu mati itu.Anda dapat mempersiapkan kelinci Anda menghadapi hairball dengan memberikan Petromalt atau Laxatone:

1) seminggu sekali ketika mereka masih belum ganti bulu.

2) setiap hari ketika mereka sedang ganti bulu.

Terakhir, latihan (exercise) setiap hari adalah hal penting untuk mencegah penyakit hairballs.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: